Suara Guru – Jakarta. Jelang HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019 Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menggelar diskusi terbatas ahli bidang pendidikan dengan tema Catatan Akhir Tahun Pendidikan : “Menyiapkan Guru Memasuki Era Revolusi 4.0”. Acara ini digelar di Ruang Indonesia, Gedung Guru Indonesia – Jakarta pada hari senin pagi hingga sore (18/11).

Diskusi ini dibuka langsung Ketua Umum PB PGRI Prof.Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. serta dihadiri jajaran pengurus besar PGRI juga para ahli maupun praktisi pendidikan, diantaranya : Prof.Dr.Ali Gufron Mukti, M.Sc., Ph.D. (Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi –Kemenristekdikti), Prof. Suyitno (Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama), Arief Rachadiono Wismandyah, B.Sc., M.Kes. (Walikota Tangerang), Prof.Dr. Komaruddin Hidayat (Rektor Universitas Islam Internasional), Prof.Dr. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA (Ketua PGRI Smart Learning and Character Center), Dr.H. Marzuki Alie, SE., MM. (Rektor Universitas Indo Globar Mandiri Palembang), Prof.Dr.Ir. Asep Saefudin (Rektor Universitas Al Azhar Indonesia), Prof.Dr.H.Rd. Asep Kadarohman, M.Si (Rektor UPI), Dr. Parji, M.Pd. (Rektor Universitas PGRI Madiun), Dr. Komarudin, M.Si (Rektor Universitas Negeri Jakarta), Dr. Pieter Sahertian, S.Si., (Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang), Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si., (Rektor Universitas PGRI Palembang), Dr. M. Qudrat Wisnu Aji, S.E., M.Ed (Sesdirjen GTK Kemdikbud), Dr.KH. Abdul Wahid Maktub (APTISI), Dr. Muhdi, M.Hum (Rektor Universitas PGRI Semarang), Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed, Ph.D (Rektor Universitas Terbuka), Dr. Sudharto, MA (Ketua YPLP PT PGRI Semarang), Irman Yasin Limpo, SH (Kabalitbang Provinsi Sulawesi Selatan), Dr (cd) Zulfikar Alimuddin, B.Eg., M.M (Direktur HAFECS dan GIBS), Prof. Dr. Arief Rachman (Kepala Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Kemdikbud), Prof.Dr. Bedjo Sujanto (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta), Ahmad Rizali (NU Circle), dan Ahmad Gamal, S.Ars., M.Si., M.Up.,Ph.D.

Diskusi ini dipandu dan dimoderatori oleh Prof. Ace Suryadi dan Dr. Parji dan salah satu hasil diskusi yang mengemuka, bahwa guru adalah salah satu pekerjaan yang memiliki dampak disrupsi paling kecil di era revolusi 4.0 jika melakukan pekerjaannya tidak hanya mentransfer ilmu atau mengajar tetapi menjadi mitra murid dalam belajar.

Pada sesi terakhir diskusi ini sekaligus penutupan, Unifah menyatakan bahwa hasil yang didapat pada diskusi kali ini sangat kaya karena banyak masukan dari berbagai sudut pandang untuk kemajuan dunia pendidikan Indonesia ke depannya.

“Diskusi ini sangat luar biasa, sangat kaya sekali dan banyak “angle” yang diambil. Kami akan mencatatnya dan akan kami berikan kepada pemerintah sebagai sumbangsih PGRI kepada Dunia pendidikan Indonesia dan serta mendukung pemerintah mencapai Indonesia Emas 2045”, tutupnya. TYS