Suara Guru – Para pemenang lomba menulis opini, buku, guru honorer inspiratif, dan guru bertutur pajak sudah diumumkan Senin (25/11). Kecuali gutupak, para pemenang sudah berada di Gedung Guru Indonesia (GGI) Kamis (28/11).

Guru honorer berjumlah 10, 10 gutupak, dan 6 guru menulis opini dan buku. Mereka ke Jakarta melalui jalur darat, laut, dan udara. Pukul 14.30 di Ruang Sidang GGI lantai 2, mereka bersama dewan juri Ella Yulaelawati, Catur Nurochman, dan Budi Setiabaskara, berdiskusi tentang peran guru dalam membangun SDM unggul.

Pada pukul 19.00, di Ruang Theater PGRI Smart Learning and Character Center Lt. 3, guru SD, SMP, dan SMA dari berbagai provinsi itu ditemui Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi. Hadir pula Sekjen PB PGRI Ali Rahim, Ketua PGRI Dian dan Dadang AG, Wasekjen Dudung Abdul Qadir dan Jejen Musfah, Catur, Budi, dan Wijaya.

Unifah menjelaskan komitmen dan perhatian pemerintah atau Presiden Jokowi terhadap guru, khususnya guru honorer. Pemerintah mengapresisasi program penghargaan guru honorer oleh PGRI.

Para guru senang karena dipastikan mereka akan bertemu dengan Presiden Jokowi. Jokowi akan membuka HUT ke-74 PGRI dan HGN di Bekasi, Sabtu (30/11).

Jajaran Pengurus Besar PGRI menjelaskan tentang ke-pgri-an, smart learning center, dan aneka media sosial PGRI, yaitu facebook, instagram, dan twitter. Juga website pgri dan suara guru.

Guru pemenang lomba juga diminta menuliskan profile dan pengalaman mereka selama menjadi guru sekitar 5 halaman. Kelak, tulisan-tulisan tersebut akan dibukukan sebagai kenang-kenangan dan pembelajaran bagi guru-guru masa datang.

Bersambung …

Oleh Jejen Musfah, Wasekjen PB PGRI