Jakarta-SuaraGuru. Pertama kalinya PGRI Provinsi Banten menyelenggarakan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) yang dilakukan secara virtual, mengingat kondisi pandemi yang tidak memungkinkan melakukan kegiatan secara tatap muka. Konkerprov kali ini merupakan suatu hal yang baru, sebab PGRI Provinsi Banten sebelumnya selalu melaksanakan Konkerprov secara langsung atau tatap muka. Ketika virus Covid-19 masih menjadi pandemi di negeri ini, aktivitas organisasi tidak boleh berhenti. Konkerprov harus tetap terlaksana dengan memanfaatkan teknologi untuk memperlancar rangkaian kegiatan.

Kreativitas dan Dedikasi Guru untuk Indonesia Maju menjadi tema Konkerprov I PGRI Provinsi Banten tahun 2021 yang terselenggara pada Kamis, 24 Juni 2021. Rangkaian kegiatan Konkerprov I PGRI Provinsi Banten berjalan dengan lancar dan sukses. Seluruh perwakilan kabupaten dan kota hadir dalam tatap maya di zoom meeting menyampaikan laporan dan perkembangan organisasi di wilayahnya masing-masing.

Ketua Umum PB PGRI membuka kegiatan Konkerprov I PGRI Provinsi Banten secara daring

Jumlah peserta yang hadir dalam zoom meeting kurang lebih 500 peserta dari kabupaten/kota, cabang, cabang khusus dan ranting di seluruh wilayah Provinsi Banten. Maksud dan tujuan diselenggarakannya Konkerprov I adalah untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan selama satu tahun terakhir dan merencanakan kegiatan yang akan datang.

Dalam Konkerprov I PGRI Provinsi Banten disampaikan terkait pelantikan Pengurus PGRI Cabang Khusus SMA, SMK dan SKh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten yang telah dilantik Rabu, 23 Juni 2021 oleh Ketua PGRI Provinsi Banten, TB Muhtadi.

Muhtadi dalam sambutannya menyampaikan kepada anggota PGRI Provinsi Banten khususnya agar dapat menjaga nama baik organisasi, harkat dan martabat organisasi, tetap solid dan mampu menyeimbangkan hak dan kewajiban sebagai guru dan menjadi anggota PGRI.

Konkerprov I PGRI Provinsi Banten dibuka secara daring oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi. Unifah berpesan dalam sambutannya PGRI harus terus mengakar ke bawah dan terus berpucuk ke atas dan PGRI bukan oposisi namun terus bersinergi sebagai mitra strategis pemerintah. (WDY, editor CNO)