Suara Guru – Pelatihan peningkatan kompetensi guru kembali diadakan hasil kerjasama Pengurus Besar PGRI bekerjasama dengan Kemendikbud, dan Yayasan Bhakti Nusantara, Pengurus PGRI Kab. Natuna, Dinas Pendidikan Kab. Natuna.

Sumber Foto: Dudung Abdul Qodir

Kerja sama pelatihan di Segeram, Kec.Bunguran Barat, Kab. Natuna, Provinsi Kep.Riau ini merupakan tahun ketiga.  Sebelumnya tahun pertama (2017) di Desa Sekon, Kec. Insana, Kab. Timur Tengah Utara NTT, tahun kedua dilaksanakan di Kec. Munjul, Kab. Pandeglang, Provinsi Banten. Yayasan Bhakti Nusantara setiap tahun mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat salah satunya adalah Inspirasi Nusantara melalui kegiatan Capacity Building Guru. kegiatan ini diikuti oleh 58 guru SD, 36 guru SMP, 2 guru SMA. Dibuka oleh Ketua PB PGRI Huzaifah Dadang, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Natuna, Sekdis, Kabid Dikdas, Camat Bunguran Barat, Pengurus PGRI Kab Natuna.

Ketua PB PGRI, Huzaifah Dadang, dalam sambutannya menyampaikan begitu strategisnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa apa lagi guru-guru yang berada di daerah   3T(terdepan, tertinggal, terluar) seperti di Segeram ini.
Selain itu, H.Dadang mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yg telah istiqomah berdedikasi demi bangsa dan negara. Tujuan dari kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam proses merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran kurikulum 2013 yang dikolaborasikan dengan game education dan leadership. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Tua Segeram, Kel Sedanau tepatnya di SMPN 3 Satap Bunguran Barat.

Sumber Foto: Dudung Abdul Qodir

Kampung Segeram merupakan wilayah terisolir yang sulit terjangkau lewat darat karena banyak jalan yang belum diaspal lewat laut juga hanya ada dua kali pemberangkatan, internet juga tidak ada sinyal, listrik juga belum terpasang. Yang ada hanya tenaga surya tapi seringkali bermasalah. Harapan guru-guru dan masyarakat di Segeram agar terus ditingkatkan kualitas guru-guru, perbaiki akses jalan darat, listrik bisa menyala, dan sinyal internet dapat diakses. Tim pelatih dari PB PGRI Dudung Abdul Qodir (Wakil Sekjen PB PGRI),  Wijaya (Sekretaris APKS PB PGRI), Elis Ernawati, Dyah Sinto Rini. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari mulai 23-25 September 2019 dengan materi yang disampaikan adalah tentang  Kebijakan Kurikulum 2013, Dinamika Perjuangan PGRI, Manajemen Perubahan, Literasi dan Karakter, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi pembelajaran kurikulum 2013.

Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru baik kepribadian, sosial, pedagogik, maupun profesional para guru. Semangat dan motivasi para guru luar biasa ketika mengikuti pelatihan padahal mereka harus menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam. Para guru berjanji akan terus berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa walau dalam kondisi serba terbatas karena kegelapan, sinyal internet tak ada, dan akses yang sulit. Karena mereka sadar sebagai guru dan anggota PGRI, PGRI adalah Pencipta Kekuatan Negara.
DAQ/CNO