Ketua Umum PB PGRI periode 1970-1998, H. Basyuni Suriamihardja

Innalillahi wainna illahi roji’un. Telah wafat Ketua Umum PB PGRI periode 1970-1998, Bapak H. Basyuni Suriamiharja bin Subadireja pada hari Senin 9 Desember Pukul 05.35 di RS Pondok Indah Puri. Allahumaghfirlahu warhamhu wa afihi wafuanhu.

Ketua Umum PB PGRI, masa bakti XXII, periode 2019-2024, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. beserta seluruh jajaran pengurus besar, dan pengurus di semua tingkatan, menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya tokoh pendidikan, tokoh PGRI, penjaga tonggak dan muruah PGRI, almarhum Basyuni Suriamihardja.

Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan liang kuburnya, diterima amal Ibadahnya, dan diampuni segala kesalahannya. Aamiin Yra.

Di masa kepemimpinan Basyuni Suriamiharja selama enam periode, PGRI melakukan pembangunan gedung guru Indonesia, kantor PB PGRI, di Tanah Abang III/24, Jakarta. Salah satu karya besar PGRI pada masa bakti XV adalah pembangunan gedung guru Indonesia (Wisma Guru).

Basyuni Suriamiharja pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 1977-1992, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992-1997 dari Fraksi Karya Pembangunan.

Basyuni Suriamiharja mendorong PGRI aktif menjalin hubungan dengan organisasi dalam maupun di dunia internasional. Di masanya, PGRI menyelenggarakan World WCOTP Congress di Jakarta, tahun 1979. PGRI memprakarsai berdirinya ASEAN Council of Teachers (ACT) tahun 1978, juga memprakarsai Pertemuan Guru-guru Nusantara (PGN) 1983 di Singapura.

Jakarta, 9 Desember 2019