Suara Guru – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia mengunjungi dan memberikan bantuan untuk guru-guru dan siswa yang terdampak bencana banjir bandang serta tanah longsor di Kecamatan Lebakgedong, Cipanas, Sajira, Curugbitung, Maja dana Cimarga, Kamis, (13/2/2020) didampingi oleh Ketua PGRI Provinsi Banten.

Rombongan PB PGRI dan pengurus PGRI Provinsi Banten disambut hangat oleh pengurus PGRI Kabupaten Lebak dan guru-guru yang berkumpul di SDN 2 Banjarsari kecamatan Lebakgedong Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Kedatangan Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi didampingi Ketua PB PGRI Dian Mahsunah; Huzaifa Dadang; Sukirman, Ketua Departemen PB PGRI Rachmawaty dan Mustafa Kemal, disambut dengan nyanyian dari siswa SDN 2 Banjarsari.

Lalu dari PGRI Kabupaten Lebak memberikan sedikit sambutan dan ucapan terimakasih atas kedatangan Pengurus Besar PGRI. Selanjutnya ketua PGRI Provinsi Banten juga memberikan sambutan bahwa ia menyampaikan mohon untuk sumbangan yang diberikan jangan diukur dari nilai namun lihatlah dari kasih sayang Ibu Ketum kepada anggota PGRI sehingga menyempatkan waktu ditengah kesibukannya untuk melihat kondisi guru-guru di lokasi terdampak bencana.

Kasatgas Reaksi Cepat PGRI Lebak, Abdul Waseh Hasas menyampaikan dari musibah banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Lebakgedong, Cipanas, Sajira, Curugbitung, Maja dana Cimarga 2 sekolah hanyut tersapu hilang terbawa banjir dan 9 sekolah rusak parah. Sehingga untuk kegiatan belajar mengajar sementara dilakukan di posko-posko penganggulangan bencana dan beberapa siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah terdekat yang tidak runtuh.

Waseh yang juga menjabat sebagai Sekretaris PGRI Kabupaten Lebak menceritakan begitu mirisnya saat kejadian berlangsung, tidak ada satupun bantuan dan media yang menyoroti bencana di Lebak. Seluruh media masa hanya memberitakan tentang banjir di Jabodetabek.

Namun jelang beberapa hari setelah tersebarnya video di media sosial yang memperlihatkan begitu pilu bagunan sekolah dan rumah tersapu oleh derasnya arus sungai, barulah berdatangan bantuan yang terus mengalir ke wilayah terdampak bencana.

Berkat bantuan dari PB PGRI yang menyebarluaskan informasi bencana ini akhirnya kami warga Lebak bisa mendapat perhatian dari berbagai pihak sehingga dapat bangkit kembali, jelas Waseh.

Waseh mewakili warga Lebak mengucapkan terimakasih kepada Ibu Ketua Umum PB PGRI beserta rombongan, Bapak Ketua PGRI Provinsi Banten beserta seluruh jajarannya, dan seluruh pengurus kabupaten/kota se-Provinsi Banten atas kunjungannya ke SDN 2 Banjarsari.

Unifah selaku Ketua Umum PB PGRI menyampaikan terimakasih atas sambutan yang begitu antusias dari warga Lebak dan mohon tidak melihat nilai materi yang diberikan, karena apa yang dibawa bukanlah sesuatu yang besar namun ada hal besar lainnya yaitu cinta dan kasih sayang Ibu kepada guru-guru terdampak banjir, tangkas Unifah.

Ibu Ketum juga berpesan kepada guru-guru untuk tetap semangat dalam menjalankan tugasnya dalam kondisi apapun. Jangan terlarut begitu lama dengan kondisi yang terjadi karena guru diciptakan bukan untuk menangis namun untuk menahan dan meredam tangisan. (wdy)