Suara Guru – Cibinong. Seperti biasanya tiap tahun SMA Plus PGRI Cibinong kembali mengadakan Student Day Expo, sebuah ajang penyaluran bakat siswa-siswi yang terdiri dari 21 cabang diantaranya; Programming, Elektro, Otomotif, Musik Tradisional, Musik Modern, Modeling, Jurnalistik, Elektro, Cinema, Teater, Tata Rias, Tata Busana, Tata Boga, Seni Tari, Robotik, Web Desain, Seni Lukis, Sekretaris, Broadcasting, Bahasa Mandarin dan Animasi.

Adapun tema Student Expo kali ini adalah “Melalui Student Day Expo Kita Dapat Menciptakan Generasi Penerus Bangsa Yang Inovatif Dalam Meningkatkan Industri Kreatif Indonesia, SMA Bisa”. Pada sambutannya, Kepala SMA Plus PGRI Cibinong Dr.H.Basyarudin Thayib, M.Pd menyatakan bahwa salah satu alasan kenapa dibuatnya Student Day dikarenakan pada masa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di jabat oleh Bambang Sudibyo posisi Sekolah Menengah Atas (SMA) sedikit terlupakan dikarenakan gencarnya promosi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Dulu pada masa Menteri Bambang Sudibyo, SMK sangat-sangat diperhatikan dikarenakan menjadi salah satu program pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan yang link pada dunia kerja atau industri dengan tagline ‘SMK Bisa’. Karena saya merasa iri karena SMA sedikit terlupakan, karenanya saya tidak mau kalah dengan SMK, SMA pun bisa. Mulai saat itu memikirkan tentang apa yang akan kita buat untuk menyaingi SMK, maka tercetuslah Student Day yang merupakan kegiatan penyaluran bakat siswa-siswi SMA Plus PGRI Cibinong. Program ini tidak hanya sekedar menyalurkan hobi tetapi menjadikan mereka ahli serta handal dibidangnya serta ditambah dengan ilmu enterpreneur untuk menjadikan hasil karya mereka dapat dinikmati khalayak luar”, jelas Basyarudin.

Dalam kesempatan kali ini, Kasubdit Kurikulum Kemdikbud Eko Warisdiono yang hadir mewakili Dirjen Dikdasmen membuka Student Day Expo 2018 SMA Plus PGRI Cibinong. Turut hadir juga dalam acara ini Ketua PB PGRI Dr.Muhir Subagja, Bendahara YPLP PGRI Pusat Rachmawaty AR, Ketua PGRI Kabupaten Bogor Dadang Suntana, M.Pd., serta kepala sekolah dan siswa-siswi dari sekolah sekitar wilayah cibinong, bogor.

Kasubdit Kurikulum Kemdikbud Eko Warisdiono dalam wawancara singkatnya berpesan agar SMA Plus PGRI Cibinong terus memberbaiki diri, jangan pernah merasa puas atas apa yang telah dicapai saat ini meskipun sudah menjadi salah SMA rujukan tingkat nasional.

“Saya berharap SMA Plus PGRI Cibinong tidak berpuas diri dengan apa yang telah dicapai, harus terus selalu memperbaiki diri serta berinovasi kearah yang lebih baik mesikipun saat ini sudah menjadi bahan percontohan untuk sekolah-sekolah SMA ditingkat nasional,”ucapnya. (TYS)